“Pada hari ini telah Aku Sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku semupurnakan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku Ridai Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Maidah: 3) Pada ayat di atas ditegaskan bahwa seiring dengan sempurnanya agama Islam maka sempurna pula nikmat Allah yang diberikan kepada manusia. Artinya bahwa Islam itu adalah nikmat, bahkan nikmat-nikmat lain menjadi tidak bernilai jika tidak disertai dengan nikmat Islam. Masalahnya Islam yang dinyatakan Allah sebagai nikmat sering dirasakan sebagai beban yang memberatkan oleh kita. Misalnya ketika sedang nyenyak tidur, rasa kantuk masih terasa berat, udara dingin terasa menusuk, saat adzan Subuh berkumandang kita diperintahkan untuk bangun, menyibakkan selimbut, menyentuh air dingin dengan berwudhu dan menembus dinginnya malam untuk pergi ke masjid demi mengerjakan shalat Subuh berjama’ah. Lalu dimanakah nikmatnya Islam? Di bulan Ramadhan orang-orang non muslim dibebaskan makan dan minum sekehendak mereka, sementara umat I...
Kumpulan tulisan yang diperoleh dari berbagai majlis ilmu dan interaksi dengan para ustadz.