Selalu ada dua sisi melihat sebuah fenomena, termasuk memandang “da’wah” semacam ini. Sisi positif, menilai da’wah semacam itu adalah inovatif karena mampu menarik masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan memberikan alternatif hidup yang lebih Islami. Walau faktanya, seringkali pula menunjukkan hal sebaliknya dan tidak kalah lebih mengkhawatirkan. Pertama, kekhawatiran jika ketertarikan masyarakat pada kegiatan “keagamaan” semacam ini bukanlah sebuah proses yang akan menghantarkan mereka untuk mendalami agama (Islam) lebih lanjut, tetapi justru berhenti dan menganggap begitulah Islam semestinya difahami dan dihayati. Kedua, fenomena maraknya da’wah sama sekali tidak berpengaruh pada berkurangnya kemaksiatan (korupsi, manipulasi, free sex) dan tidak meningkatkan komitmen kaum muslimin terhadap tegaknya (syari’ah) Islam dalam kehidupan mereka. Ketiga, da’wah semacam ini lebih nampak sebagai sebuah industri (bisnis) yang berorientasi profit bila dibandingkan dengan tujuan t...
Kumpulan tulisan yang diperoleh dari berbagai majlis ilmu dan interaksi dengan para ustadz.